Blog

Sudah Kirim Banyak CV kok Masih Belum Ada Panggilan Juga? Inilah Tips Membuat CV yang Menarik

Tips Membuat CV yang Outstanding

Beberapa waktu yang lalu, ada lowongan pekerjaan posisi staff di sebuah situs pencari kerja online, dan setelah sebulan tayang, hasilnya seperti ini (kalau buat Recruiter pasti familiar ya dengan tampilan ini ☺).

Tips Membuat CV

Cara membaca: lamaran yang belum diproses/di-screening profile-nya ada 1.082 orang, yang sudah diproses wawancara sebanyak 25 orang, dan yang tidak sesuai (entah berdasarkan screening CV maupun tidak sesuai dalam proses tes dan interview) ada 221 orang. Total pelamar dalam 1 posisi ada 1.328 orang.

Belum lagi dengan lowongan kerja dengan posisi yang sama dan dari perusahaan yang sama, yang dibuka di situs-situs lainnya, maupun yang masuk di email, media sosial, dan media pribadi seluruh tim Recruitment/Talent, sementara yang dibutuhkan hanya 1 orang saja.

Total jumlah pelamar tersebut mungkin saja kecil untuk skala perusahaan yang lebih besar.

Dari sudut pandang Headhunter/Recruiter/Talent Specialist, tentu sudah terbiasa menemukan kasus semacam ini, dan memang ini menjadi rutinitas sehari-hari tim Recruitment #SimpelinAja

Bagi pencari kerja, tentu saja akan berpikir, “Kompetitor saya banyak, tidak hanya ratusan, tetapi ribuan. Lalu, bagaimana caranya supaya profil saya bisa menonjol dibandingkan profil kandidat lainnya?”

Berikut Tips Membuat CV Outstanding #1 ala Josephine Kinardi (Human Capital Business Partner – HIPPO Group Indonesia):

  1. Pastikan ada foto-pas foto, tidak harus foto menggunakan jas/blazer, boleh menggunakan foto casual. Pastikan untuk tidak menggunakan swafoto (selfie) atau foto bersama pasangan / teman / keluarga.
  2. Tuliskan alamat domisili, tidak perlu alamat lengkap, kamu bisa menuliskan kelurahan atau kecamatan. Tujuannya adalah agar Hiring Manager bisa melihat sejauh mana tempat kamu tinggal sampai ke kantor, sehingga mereka bisa mengira-ngira, apakah jarak tempuh domisili-kantor masih memungkinkan atau tidak.
  3. Kalau posisi yang kamu lamar berkaitan dengan posisi yang memerlukan kreativitas dan komunikasi (Creative Designer, Digital Marketing, Marketing communication, Public Relations, dan sejenisnya), buatlah CV se-menarik mungkin, karena di sinilah seleksi pertama kamu dimulai. “Seorang marketing yang tidak bisa memasarkan dirinya sendiri, perlu dipertanyakan kemampuan strategi marketing-nya,” ungkap Erick Tibuludji, Marketing Head – HIPPO Group Indonesia.

Tentu saja, tidak ada standar baku dalam menyusun profil di dalam CV. Buatlah CV kamu semenarik mungkin, salah satunya dengan tips membuat CV pada artikel ini. Bagaimana caranya kamu bisa mengetahui CV kamu menarik atau tidak? Cobalah bawa ke teman-temanmu, bagus kalau kamu punya teman Recruiter atau Talent Specialist, “todong” temanmu untuk me-review CV-mu 😈 (© 2021 by JK for HIPPO)

Tinggalkan Balasan